REMBUK STUNTING KALURAHAN KENTENG TAHUN 2026

KALURAHAN KENTENG 07 Juli 2026 19:20:59 WIB

KENTENG ( SIDA )

Selasa, 07 Juli 2026

Rembuk Stunting dalam Rangka Konvergensi Pemcegahan dan Penaganan Stunting di laksanakan dia Aula Balai Kalurahan Kenteng pada Selasa, 07 Juli 2026 yang di buka langsung oleh Lurah Kenteng (CITRA WIJAYA). Dalam acara Rembuk Stunting tersebut dihadiri oleh Panewu Ponjong, Pendamping Kalurahan dan UPT Puskesmas Ponjong II dan juga menghadirkan peserta sebanyak 50 orang.

Rembuk Stunting adalah sebuah forum diskusi atau musyawarah yang dilakukan di tingkat Kalurahan atau komunitas untuk membahas permasalahan stunting secara komprehensif. Dalam forum ini, berbagai pihak terkait, seperti Pemerintah Kalurahan,Bamuskal,Kader kesehatan, tokoh masyarakat,berkumpul untuk merumuskan strategi dan tindakan konkrit dalam pencegahan dan penanganan stunting.

Tujuan Rembuk Stunting:

  • Menetapkan komitmen bersama: Membentuk kesepakatan antara berbagai pihak untuk bekerja sama dalam mengatasi masalah stunting.
  • Merumuskan rencana aksi: Menyusun program dan kegiatan yang spesifik dan terukur untuk mencegah dan menangani stunting.
  • Memprioritaskan penggunaan anggaran: Memutuskan penggunaan anggaran Kalurahan atau sumber daya lainnya untuk kegiatan pencegahan dan penanganan stunting.
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat: Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting dan peran mereka dalam upaya tersebut.

Manfaat Rembuk Stunting:

  • Sinergi berbagai pihak: Memungkinkan berbagai pihak untuk bekerja sama secara efektif dalam mengatasi stunting.
  • Peningkatan partisipasi masyarakat: Masyarakat merasa terlibat langsung dalam upaya pencegahan stunting.
  • Pengambilan keputusan yang lebih baik: Keputusan yang diambil dalam rembuk stunting lebih relevan dengan kondisi lokal.
  • Alokasi sumber daya yang lebih efektif: Anggaran dan sumber daya lainnya dapat digunakan secara optimal untuk mengatasi stunting.

Topik yang Dibahas dalam Rembuk Stunting:

  • Faktor penyebab stunting: Gizi buruk, sanitasi yang buruk, akses air bersih yang terbatas, dan faktor sosial ekonomi.
  • Intervensi spesifik: Pemberian makanan tambahan, penyuluhan gizi, perbaikan sanitasi, dan peningkatan akses layanan kesehatan.
  • Peran masing-masing pihak: Peran pemerintah Kalurahan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum dalam pencegahan stunting.
  • Pemantauan dan evaluasi: Cara memantau keberhasilan program dan melakukan perbaikan jika diperlukan.

 

Stay tune di Akun Sosial media kami:

Facebook:KalurahanKenteng
Website: Kalurahankenteng.gunungkidulkab.go.id

TikTok  : kalurahan Kenteng

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial